Tags

, , , ,

Today, gada yg mau aku post. -____-”

Hari-hariku biasa aja… humm Rapor UTS ku ancur bangett masa rata-rata cuma 8.7. WHAT THE….!!!!

T____T

Well, just forget about it. Oy, besok aku libuurr… and my aunt asked my mom to join the trip to Puncak. At Seruni Hotel.

well, that’s pretty cool. Cause I’m dying boring here… -_____-”

Oke, back to subject! I wanna share about a movie I watched.

  Abduction Movie

ABDUCTION

Pemainnya yang kutahu Taylor Lautner, Lily Collins, udah. Hehehe

Yepp, pilem Hollywood ini agak unik dan apalagi, it stars Taylor Lautner as the main character! 😀

Pastinya, para pencinta pemain filem Twilight Saga as Jacob Black ini semakin penasaran, what’s the movie look like?

Well, my dad, bought this dvd because I asked it.

^_^” sebenernya ayahku duluan yang nanya tentang film ini. -_-” Akhirnya dibeliin. \(^o^)/

So, the movie review kurang lebih begini.

Film diawali dengan Taylor Lautner sebagai Nathan Harper, seorang remaja sama temen-temennya yang lagi naik mobil dengan gilanya menuju ke sebuah pesta.

Gila, adegan gilanya adalah Nathan duduk di kap mesin mobil di depan, teriak-teriak kayak orang kesetanan. –_____–” Mereka sampe di sebuah pesta, biasalah with bikini girls -__-“, drinks, musics, etc.

Nathan ketemu Karen, yang dimainin Lily Collins. Karen cuma nyapa “hey Nathan.” Dia jalan sama pacarnya yang sensi-an banget karena Nathan ngeliatin Karen. Heuh.

Pokoknya, intinya adalah Nathan nemuin foto masa kecilnya di internet, di bagian anak hilang pake baju masa kecilnya yang disimpen Nathan di lemari. Nathan bingung karena noda di bajunya sama  persis. Karen, juga ikut bantuin Nathan cari informasi. Nathan mengontak nomer telepon di fotonya itu, yang dijawab sama orang botak bertato.

Dia nelpon atasannya dan ngelaporin kalo Nathan Harper ketemu. Orang itu nyadap laptop Nathan karena webcam-nya dinyalain dan muka Nathan yang handsome itu *ohohoho* muncul di komputer orang itu.

Nathan langsung nutup laptopnya pas tau webcamnya nyala en disadap.

Dia sempet ngobrol sama Karen, terus Karen nyemangatin en pulang.

Nathan turun dari kamar, makan malem sama orangtuanya.

Pas lagi makan, dia meratiin orang tuanya yang lagi asyik ngobrol sambil makan, Nathan selalu ngerasa dia bukan anak orangtuanya dan dia bukan dia. Dia gapernah kenal sama orangtua yang duduk di depannya, apalagi sama bukti aneh di situs internet itu.

Adegan dilanjutin dengan datengnya dua petugas CIA, yg disambut ibu Nathan, tapi ibu Nathan cepet2 nutup pintu karena petugas CIA itu pengen ngomong sama Nathan.

Tegang adegannya karena ibu Nathan yang jago berantem itu ngadepin dua petugas CIA sendirian.

Udah gitu Nathan sama bapaknya yang diluar bari ngedenger ada ribut-ribut. Ayah Nathan masuk kerumah, bantuin ibu Nathan ngelawan ptugas2 itu, tapi berujung dengan ibu Nathan yang ditembak. T____T Nathan yang baru dateng, shock liat ibunya terkapar, ayahnya teriak “Run, run and never come back! Go, you have to get out of here!”

Nah pas ayahnya bilang gitu, ayahnya ditembak petugas yang lain.

T____T Nathan yang tegang dan kaget, kebingungan terus kabur ke jalan, lari di jalan yang sepi. Dia baru inget kalo Karen mampir kerumahnya–Karen lagi sembunyi dan ketakutan di balik tembok luar–trus Nathan balik lagi.

Dia mukulin petugas CIA dan teriak-teriak karena petugas itu udah ngebunuh ortunya. Petugas itu bilang ada bom di oven. Pas Karen and Nathan cek, ternyata ada.

Rumah Nathan meledak, dan Nathan dan Karen ngelanjutin perjalanan–kali ini status Nathan bagaikan tawanan diincar.

setiap dia nelpon, semua disadap. Nathan harus ngelewatin sungai biar aman, ngelawan orang-orang yg jahat.

Dan intinya adalah, ternyata nama asli Nathan adalah Nathan Price. Bapaknya punya sebuah list yang diincar musuh, gatau siapa,dan musuh itu nuntut dikembaliin. Yang diincer Nathan. Ibu Nathan udah meninggal karena dibekep, Nathan yang masih kecil sembunyi dikolong tempat tidur.

Dan di akhir film, Ayah Nathan bilang di telpon kalo dia dan Nathan gabisa ketemu. Nih conversation between Nathan and his dad, kurang lebih:

F(Father): “I always try to protect you from everything, Nathan. But now I failed.”

N: “But you’re the only family I have left. I have to meet you.”

F: “…”

N: “Dad?”

F: “I maybe your father, Nathan. But I can’t be your Dad. That chance had lost a long time ago.”

T____T akhir2nya Nathan gabisa ketemu ayahnya.

Comment: Overall, filmnya bagus, actionnya keren. Tapi ada beberapa catatan disini:

1. Alur ceritanya agak sulit dimengerti.

2. Nggak ada adegan yang nyesek, atau menyentuh atau bahkan sampai berbekas.

Yepp…

Memang sih, setiap film ga selalu sempurna. Pasti ada kurangnya. Ini hanya review dariku, dan semangat para pencinta film. Setiap film adalah karya terbaik seseorang, jadi hargai apa yang ada. 🙂

Saranku, lebih baik film ini diperbagus lagi dan ditingkatkan klimaksnya, atau adegan menyentuhnya. Dan Alur yang gampang dimengerti dan tidak terlalu pendek. Durasi film ini mungkin hanya satu jam lebih, jadi pas nonton kok tiba2 udah abis aja. Karena untuk para penggemar film Action dan aktor Taylor Lautner ini, pasti sangat disayangkan.

But overall again, FILM INI PATUT DILIHAT. :9

I think that’s enough.

Sampai ketemu,

Cheers!!!

Advertisements