Back again…

Hello.

Hari ini I’m a bit crazy. Bukan dalam artian gila begitu. –”

Lagi semacam galau. Masa sedikit-sedikit marah. Even though, angry isn’t my behavior. Ugh.

Tomorrow, konser Westlife.

Ooh, sudahlah. Mau teriak-teriak sampe kuntilanak botak aku nggak bakal bisa nonton konser the legend boyband Westlife. But, for my another friends, PLEASE. Well, technically, Westlife memang udah tua.

Tapi kan nggak berarti mereka bangkotan. *bahasa apa lagi…*

They’re still the coolest. b-_-d tadi temenku ada yang ga masuk. Antara enak dan ga seru, susah nentuinnya.

——

Back to Curcol…

I think it’s hopeless. I don’t have any chance. I had ignored him and never try to contact him or even making an ‘eye contact’.

Hahaha… -____- Yasudahlah. I live in my own life. Bodo amat deh sama dia, he’s nothing for me. (or me for him?) Hidupku masih PAAANJAAANG dan aku pasti orang bodoh yang otaknya diambil kalo nggak move onย dan mesti jadiin dia jadi penghalang.

Please dah, emang aku apaan.

Tomorrow? Kayaknya nggak ada PR. O__O” *thinking*

I want to make everything straight here, then.

Gatau ya, kenapa tiba-tiba mo bilang begini, tapi it’s my blog, and it’s up to me even though I want to jump from the highest building.

“Aku keliatan kayak cowok ya? Hahaha bahkan aku nyadar kook.

Look at me.

Aku nggak berjalan layaknya cewek: langkah slebor, nggak pelan-pelan dan never be careful to myself.

Aku pernah dapet komentar blak-blakan. =_= Gayaku nggak anggun. Nggak tau berapa kali orangtuaku selalu komentar tentang semua gayaku. Duduk kadang kayak di warteg (AIB), asal nabrak apa aja di sekelilingku, nggak bisa kayaknya ngejaga barang dengan baik-baik. Terbukti baju-bajuku tak ada yang luput dari sistem otomatisku yang tanpa kusadari bergerak sendiri.

Entah kecoret pulpen, ketumpahan makanan, dll.

Gaya berpakaian: standar. Banget. Aku ibarat Bella Swan di Twilightย dan maybe it’s the reason I like her. Hal norak, no. Pink like girly style, NO.

Penampilan: nggak kayak Miss Universe dan nggak juga kayak Jojon. I’m not thin, and not fat. Neutral. Slim? Hanya Allah yang tahu. #plak

Kalau dibandingkan sama Urwa–my best friend–I’m nothing.

Aku nggak ngerendahin diri. It’s just about honest. Bagaimanapun, ini ciptaan Allah.

Aku berlagak kuat dan tomboy… aku juga nggak tau alasan pasti. ._. mungkin karna aku punya adek cowok dan ayahku yang deket, aku sering interaksi sama mereka. Apalagi sama adekku, aku biasa nonton film-film action, killer dan game online. PS 2 aja jadi hobi. Aku juga berlagak kuat karena aku nggak mau dibilang cewek lemah. Aku mau, I’m strong enough to protect myself and my friends.

Suaraku nggak seimut Dhia, Bintang, Postur tubuhku juga nggak semungil orang-orang mungil. 160 cm cukup.

Banyaaak deh yang ‘surprising’ dari aku. Jujur, aku bersyukur sama Tuhanku, karena this is me. ๐Ÿ˜€ and I’m VERY VERY proud to be me.

But, inside. I’m not strong as I looked like.

Aku tetep cewek yang gampang sakit hati, sensitif, gampang ngambek, dll *nggak centil dkk*

Wohohoho… perlu waktu lama loh buat mengakuinya. #asek

Intinya… don’t ever judge anyone from how they look. Look in the inside.

๐Ÿ™‚ Everyone is handsome and beautiful. Jangan pernah ga pede dan pengen cantik/cakep. Kalo cuma pengen diliat lawan jenis, tenang friends, Jodoh di tangan Tuhan, semua PASTI dapet pasangan hidup!”

Terimakasih, for the hundred times, for ALL MY FRIENDS.

:)))

Aku sayang mereka melebihi diriku sendiri.

Bukan berarti cuma orang-orang yang sering kuajak ngobrol dan deket sama aku. Bagiku mereka sama, my lovely friends that’ll never can be exchanged with anything.

FIGHTING!

Annyeong,

Cheers! ๐Ÿ˜‰

Advertisements