Dark Angel

Fantasy Epic

I’m moving into a time when I might be more violent, … I could foresee the choice under certain circumstances. There are lines that are crossed and it could get dangerous.”

-Matt Damon

….

“Namaku Caithlynn.

Umurku baru mendekati 15 tahun saat kenyataan menyakitkan mendatangi hidupku.

Kenyataan yang mengubah hidupku.

Sampai akhir hayatku.”

Sinopsis:

       Caithlynn, seorang gadis remaja blasteran Indonesia-Amerika-Perancis berusia empat belas tahun tinggal bersama ibunya, Vanice dan kakak lelaki satu-satunya yang tak pernah akur dengannya bernama Cavier. Pekerjaan Vanice yang tak menentu menuntut mereka bertiga untuk selalu pindah ke tempat-tempat berbeda setiap tahunnya—yang tentunya agak sulit bagi Caith sendiri.

            Kehidupannya baik-baik saja sebelum ketika rencana perpindahan mereka untuk yang ke tiga kalinya ke Washington, seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke lima belas, rentetan perasaan dan perubahan-perubahan aneh menghantui dirinya. Ia bertanya-tanya tentang apa yang terjadi terasa mustahil dan mengganggu.

Keanehan dan reaksi ganjil juga dilihatnya dari kakaknya sendiri, Cavier yang terus-menerus bungkam dan tak mau memberikan keterangan yang jelas.

Sejenak, perhatian Caith teralihkan oleh beberapa hal penting seperti sekolah dan teman-teman barunya yang lain, meskipun ia masih sering merasa kalau pasti ada sesuatu yang terjadi. Diantara ombang-ambing perasaan tak menentu itu, ia bertemu Saxon, lelaki tampan yang menaruh hati padanya. Caith tak bisa memastikan perasaannya pada Saxon, diikuti reaksi Cavier yang mengejutkan.

Ulang tahun adalah sesuatu yang paling akhir dipikirkannya, momen terbahagia yang ia dapat. Lalu, secara mendadak Cavier mengutarakan sebuah hal mengejutkan lain bagi Caith, bahwa kehidupannya ternyata tidak ‘senormal’ manusia biasa lain.

Caith yang kaget, berusaha mencari tahu tentang Cavier dan sebuah kontrak terlarang yang bisa membahayakan nyawa seseorang yang melakukannya.

Peristiwa-peristiwa yang membahayakan berlanjut, menimbulkan bencana besar bagi Caith sendiri. Cavier bahkan melanggar peraturan karena Caith, menimbulkan konflik mematikan antara kaum manusia dan kaumnya. Nyawa Caith pun terancam dan Cavier berusaha menyelamatkannya.

 

Ini salah satu proyek novel Fantasiku. Hahaha, semoga sukses sampai lembar terakhir!

Bagi para penulis novel sejati manapun,

just keep moving and keep writing ’till you can’t write again. 😉

Cheers!

Advertisements